RiaMiranda Trip part 2-Goa Halo Tabung di Pulau Maratua

Goa Halo Tabung di Pulau Maratua menjadi tujuan kami di hari kedua. Setelah hari pertama kami habiskan sebagian besar di jalan. Subuhnya kami bisa melihat sunrise. Sunrisenya terlihat sangat cantik walaupun agak terhalang oleh penginapan lain. Saya termasuk bukan “an early riser”. Tapi pagi itu, saya sudah bangun bahkan sebelum azan berbunyi. It’s all because I’m super excited. Semangat untuk melihat keindahan laut di kepulauan Derawan yang digadang-gadang sebagai “Maldives”nya Indonesia.

derawan sunrise
Sunrise di P. Derawan. So Magical #noeditnfilter

Perjalanan di mulai setelah sarapan dan langsung menuju pulau Maratua. Perjalanan selama satu jam lebih, terasa cukup menantang karena ombaknya tinggi. Rasanya seperti naik permainan kora-kora selama kurleb sejam. Sama seperti kemarin, rombongan kami di bagi menjadi 2 boat. Boat yang saya tumpangi besar sehingga hempasan ombak sangat terasa. Tetapi dia cukup stabil dalam menerjang ombak sehingga saya tidak khawatir akan terbalik. Maklum aja…banyak anak kecil dan ada ibu hamil di dalam boat kami. Boat saya tetap bisa melaju dengan kencang sedangkan boat yang lebih kecil harus lebih pelan-pelan dalam menerjang ombak. Beberapa teman yang tidak biasa naik boat terlihat mabuk laut. Untungnya selama perjalanan, kami bisa terhibur dengan kelucuan salah satu anak teman. Saking tegangnya, dia merapalkan semua doa-doa yang dihapalnya. Termasuk doa makan dan sebelum tidur. Hal tersebut sukses membuat kami tertawa-tawa dan melupakan ketegangan kami hihihi #cuteboy

Boat yang kami tumpangi

Baca juga: Nikmati sunset di Bali atau di Makassar

Goa Halo Tabung

Akhirnya, kami sampai juga ke Goa Halo Tabung. Goa ini terletak di pulau Maratua tapi di sisi yang jarang dihuni. Dulunya, goa ini bernama Goa Haji Mangku karena penemunya bernama Haji Mangku.

Pemandangan laut di Goa halo tabung
Pemandangan laut dari dermaga Goa halo tabung
Pemandangan salah satu sisi pulau dari dermaga
dermaga goa halo tabung
Dermaga menuju Goa Halo tabung
Narsis dulu yaa 😀

Semuanya langsung berleyeh-leyeh dulu di warung yang ada. Teh manis panas dan mie instan jadi penenang perut yang rasanya abis diblender #lebay hehehe . Awalnya, saya mikir perjalanan menuju goa halo tabung masih jauh dan menanjak. Ternyata, letaknya hanya sekitar 5-10 menit dari warung tersebut. Kita harus hati-hati dalam melangkah menuju goa karena penuh dengan akar pohon.

Goa halo tabung merupakan kolam renang alami. Ada 2 cara untuk berenang disini. Cara pertama yaitu terjun bebas dari ketinggian 5m. Cara kedua dengan menyusuri goa hingga tembus. Gak usah khawatir karena goa yang ditelusuri pendek kok

goa halo tabung
Kolam alami Goa Halo tabung

Saya memilih untuk mencoba cara pertama yaitu terjun. Kita tidak perlu menggunakan life vest jika kita bisa berenang atau water trapping. Tetapi jika tidak bisa berenang, kita bisa loncat dengan mengandalkan bantuan life vest. But do it with your own risk yaaa hehehehe.

Saya gak mau mikir lama sebelum loncat karena takut malah batal. Saya hanya mikir kalau ini adalah pengalaman once in a life time yang belum tentu bisa saya ulangi lagi. Jadi daripada menyesal, mari kita terjun saja. Pengennya sih mencoba terjun ala-ala Hamish tapi apa daya…keberanian saya ternyata tidak cukup besar untuk terjun dengan kepala duluan dari ketinggian 5m wkwkwkwk

Interesting fresh water pocket.

A post shared by Hamish Daud Wyllie (@hamishdw) on

Santai bersama teman-teman RMLC
Goa ini merupakan jalan keluar/masuk ke kolam alami tadi

Woowww….airnya dingin banget” , itulah yang pertama terlintas di pikiran saya saat menyentuh air. Airnya sangat sejuk sehingga kontras dengan cuaca panas. Ternyata loncat di sini membuat ketagihan sehingga saya mencoba loncat untuk kedua kalinya. Rasanya pengen berenang untuk waktu yang lama. Tapi sayangnya kami harus melanjutkan perjalanan.

Maratua Paradise Resort

Maratua Paradise resort menjadi tujuan kami untuk makan siang. Bagian pulau Maratua ini “katanya” sudah di beli oleh pengusaha Malaysia sehingga tidak bisa sembarang orang yang masuk. Entahlah…

Villa Maratua dari kejauhan
Banyak ikan yang berenang di sekitar dermaga

Villa maratua paradise resort terlihat lebih eksklusif dan ditangani secara professional. Air laut di sinipun lebih jernih dan menggoda untuk nyebur. Bapak-bapak gak pake nunggu lama dan langsung nyebur ke air laut yang jernih. Saya awalnya ragu-ragu untuk ikutan nyebur karena matahari bersinar dengan teriknya. Namun akhirnya gak tahan juga untuk gak loncat. Kapan lagi bisa menikmati air laut pulau Maratua?? Nanti saja kita pikirkan lebih lanjut soal perawatan muka #pulangdenganmuka hitamlegam #butuhperawatantapibokek #endorseperawatanmukadong hihihi

Tetap narsis
Foto eksis dulu 😀

Ternyata nih…walaupun airnya terlihat jernih dan tenang tapi arus lautnya sangat kuat #makanya harus hati-hati sama orang yang tenang tapi menghanyutkan #eaa. Butuh extra effort untuk bisa berenang kembali ke tepian. Untung aja baru selesai makan siang. Kalau enggak, saya sepertinya akan kebawa arus sampe ke tengah laut X_X Kalo ada babang ganteng yang nolongin sih gak papa #ehh

Gak tahan untuk gak terjun

Kami gak berlama-lama di pulau Maratua karena masih ada 2 spot yang harus di datangi. Kami masih harus mendatangi pulau kakaban dan sand bank. Stay tune yaa. by the way busway… Kamu mau gak kalo di suruh loncat dari ketinggian 5m itu seperti hamish? tinggalin cerita kamu di bawah yaa

 

13 Comments

  1. Rini Amanah

    September 9, 2017 at 8:08 pm

    Mau lah loncat lagi.. bodo amat ga bisa renang juga hahahahahaha.. ini bekas luka kena karang ga ilang2 jd kenang2an banget lah di jempol darahnya beku wkwwkwkkw

  2. Mugniar

    September 4, 2017 at 4:12 pm

    Masya Allah, pemandangannya cantik, yang datang cantik2 ..klop deh 🙂

  3. Fillyawie

    September 2, 2017 at 4:07 pm

    Haduh baca tulisan ini jadi makin pengen ke Derawan. Itu sunrisenya cantik banget 😍😍. Kalau ke sini bagusnya berkelompok atau nge trip bareng-bareng gitu ya Ka?

  4. raynorkayla

    September 2, 2017 at 12:56 pm

    ya ampuuuun beruntung banget bisa melihat langsung pemandangan kayak gitu mbak.. iriii ^^ SubhanAllah banget ya Indonesia ini 🙂

  5. Alfu laila

    August 31, 2017 at 1:34 pm

    Ga berhenti terkagum-kagum baca tulisan kak Lia tentang trip ini 😍

  6. Jalan-Jalan KeNai

    August 30, 2017 at 5:30 pm

    Bingung mau komen view yang mana. Semua cakep! Sunrise-nya, goanya, lautnya! Aaaahhh kece lah pokoknya

  7. Sandra Nova

    August 30, 2017 at 12:05 pm

    airnya beniing banget yaaa.. jadi pengen langsung nyebur ke situ hahahah.. Btw total budget utk halan2 ke derawan ini sekitar berapaan li? Japri yes.. 😀

  8. Diah indri

    August 30, 2017 at 11:55 am

    kyaaa keren sekali mbaaak

  9. Eryvia Maronie

    August 29, 2017 at 9:48 pm

    Eh… ada babang buleku di tulisannya Lia 😍
    #gagalfokus deh tuh saya! Hehehe…

    1. Lia Djabir

      August 29, 2017 at 10:35 pm

      hahaha…padahal beda seminggu tuh datangnya. coba datangnya barengan yaa

    2. Lia Djabir

      August 29, 2017 at 10:39 pm

      hahaha iyaa nih…padahal beda seminggu loh datangnya. seandainya bisa barengan yaaa

  10. Lidha Maul

    August 29, 2017 at 4:45 pm

    ya ampun, saya baru saja mandangin cewek2 cantik di lokasi cantik di muka bumi. Mudah2an abis ini saya ikutan cantik

    1. Lia Djabir

      August 29, 2017 at 10:39 pm

      uni ria miranda memang cantik banget yaaa… lagi ngapa-ngapain tetap aja cantik walaupun basah sekalipun

Makasi sudah membaca dan memberikan komen di tulisan saya. It means a lot to me biar makin semangat nulis. Please bantu share tulisan ini, siapatau tulisan ini bermanfaat untuk orang lain yang membutuhkannya.

%d bloggers like this: